Anda berprofesi sebagai guru? mulai usia berapa anda menjadi guru? Tahukah anda siapa kah guru termuda di dunia??. Ya bocah ajaib dari Amerika Serikat bernama Adora Svitak. Adora Svitak baru berusia 7 tahun. Namun jangan salah, meskipun masih seusia anak kelas 1 SD ia adalah seorang guru. Ia telah bepergian ke berbagai belahan dunia, dengan biaya ditanggung pihak pengundang. Dia telah berkunjung ke lebih dari 300 sekolah di China, Hong Kong, Vietnam, Inggris dan lainnya. Bahkan di Inggris, si mungil Adora mendapat julukan “Dora the Explorer” karena caranya berbagi pengalaman membaca dan menulis pada anak-anak.

Bukan hanya itu, pada usia 7 tahun itu ia telah menulis sebuah buku yang berjudul Flying Fingers dan diterbitkan secara internasional. Buku berjudul Flying Fingers itu berisi koleksi cerita-cerita pendek karya Adora yang juga berisi tips dan panduan bagi mereka yang inginsenang menjadi penulis. Buku keduanya, Dancing Fingers (koleksi puisi yang ditulis bersama kakaknya) diterbitkan tahun 2008 lalu.




Adora pun bisa mengetik cepat. Dia mengetik antara 80-112 kata per menit. Dia membaca dua hingga tiga buku per harinya. Dia memandang dirinya sebagai “pendidik dan penulis.” Namun bagi kebanyakan orang, dia adalah seorang anak kecil dengan otak dewasa. soal kesibukan sehari-hari anak perempuan itu?, Jadwalnya sangat padat, penuh dengan berbagai presentasi dan tugas mengajar. Bahkan kerap kali kegiatannya baru berhenti pada pukul 11 malam.

Jika anak-anak lain seumurnya gemar menonton film kartun, Adora justru senang menonton siaran berita di televisi. “Saya menonton tiga saluran berita malam (ABC, NBC dan CBS) serta program-program khusus di akhir pekan,” ujar Adora yang disebut-sebut sebagai guru termuda di dunia itu.

Adora juga menjadi incaran dunia korporasi. Dia bisa meraih hingga US$ 10.000 untuk satu kali tampil berbicara pada para pendidik dan masyarakat bisnis mengenai dampak teknologi pada proses kreatif. Bahkan dia pernah dibayar oleh Microsoft untuk melakukan demonstrasi tentang komputerisasi pendidikan.

Sumber : http://henrygunawan.wordpress.com

No related posts.