Saat ini pasar swalayan telah menjadi salah satu pusat perbelanjaan yang cukup digemari oleh sebagian masyarakat Indonesia. Pasar swalayan tidak hanya terdapat di kota-kota besar, tetapi di pelosok kecamatan pun saat ini dengan mudah dapat di jumpai pasar swalayan. Hal ini sangatlah beralasan, karena disamping pola konsumtif masyarakat semakin meningkat, pasar swalayan  sendiri saat ini banyak memberikan kemudahan dalam hal pemilihan barang, dan juga dalam proses transaksi dan pembayarannya.

Seiring dengan meningkatnya jumlah konsumen atau pengunjung di suatu pasar swalayan, semakin meningkat pula jumlah transaksi yang ada di pasar swalayan tersebut, sehingga transaksi yang tersimpan di database pun juga akan semakin besar, sehingga dalam jangka waktu yang cukup lama akan menimbulkan suatu “gunungan” data yang sangat besar. Untuk mendapatkan informasi-informasi berharga yang “tersembunyi” dalam “tumpukan” data transaksi yang ada dalam database diperlukan suatu cara yang disebut data mining.

Data mining merupakan proses penemuan yang efisien, suatu pola terbaik yang dapat menghasilkan sesuatu yang bernilai dari suatu koleksi data yang sangat besar. Dengan demikian data mining adalah suatu pola yang menguntungkan dalam melakukan search pada suatu database.

Ketersediaan database mengenai catatan transaksi pembelian para pelanggan suatu pasar swalayan, telah mendorong pengembangan teknik-teknik yang secara otomatis dapat menemukan asosiasi produk atau item-item yang tersimpan dalam database, seperti data mengenai transaksi yang terkumpul dari bar-code scanner di pasar swalayan. Database seperti ini mengandung record yang sangat besar. Record tersebut mendaftar item yang dibeli oleh seorang pelanggan pada suatu transaksi pembelian . Dari sini pengelola pasar swalayan dapat mengetahui apakah suatu kelompok item selalu dibeli secara bersama-sama, sehingga pengelola pasar swalayan  bisa menggunakan informasi tersebut untuk membuat lay-out pasar swalayannya sehingga penyusunan item-item tersebut bisa optimal satu sama lainya, untuk keperluan promosi, segmentasi pembeli, pembuatan katalog produk, atau melihat pola belanja.

Saya sendiri dulu pernah membuat suatu software yang digunakan untuk melakukan datamining ini berdasarkan suatu algoritma. kapan2 disambung lg deh…